Dimensity 9000 mempermalukan Google Tensor dan Snapdragon 888

Kita semua tahu bahwa Qualcomm baru-baru ini meluncurkan chipset andalan terbarunya, Snapdragon 8 Gen 1. Bahkan, mereka yang membeli Motorola Edge X30 sudah dapat merasakan chipset tersebut. Ya! Ini adalah smartphone pertama dengan Snapdragon 8 Gen 1.

Di sisi lain, MediaTek memiliki Dimensity 9000. Ya! Chipset ini juga sangat dinantikan untuk menjadi motor penggerak di balik smartphone flagship yang akan diluncurkan pada tahun 2022 mendatang. Dimensity 9000 dibangun menggunakan manufaktur 4nm oleh hardware TSMC dan ARMv9.

Menariknya, bagi Anda yang penasaran dengan performa Dimensity 9000, hasilnya baru-baru ini diunggah ke database AI Benchmark. Seperti yang bisa kita lihat, Dimensity 9000 mampu mencetak 692,5 poin, meninggalkan beberapa pesaing seperti Google Tensor, Exynos 1200 dan Snapdragon 888.

Tentu saja, Snapdragon 8 Gen 1 dan Exynos 2200 belum ada dalam daftar uji coba. Qualcomm menjanjikan peningkatan 4x dari Snapdragon 888, tetapi upaya itu tidak akan cukup untuk melengserkan Dimensity 9000. Menurut keterangan rahasia Digital Chat Station (DCS), Snapdragon terbaru hanya dapat mencetak sekitar 560 poin.

DCS dapat memberi kami informasi lebih lanjut tentang Dimensity 9000 dan Snapdragon 8 Gen 1 (dibangun di pengecoran 4nm Samsung). Chipset Dimensity dikatakan mengkonsumsi daya yang lebih sedikit, tetapi perbedaannya tidak terlalu mencolok.

Selain itu, keterangan rahasia Cina menambahkan bahwa SM8475, kemungkinan chipset Snapdragon 8 Gen 1 yang akan dibuat oleh TSMC, berjalan lebih dingin daripada SM8450 (buatan Samsung). Namun sepertinya peningkatannya tidak sebesar yang diharapkan.

Tak sedikit yang mengatakan bahwa Dimensity 9000 merupakan chipset termahal MediaTek, kabarnya dua kali lipat lebih mahal dari Dimensity 1200. Sehingga diprediksi hanya perangkat premium yang akan menggunakannya, kemungkinan Redmi K50 yang diperkirakan akan hadir pada Februari 2022.

Sumber :

Rate this post